PKM KELOMPOK TANI MAJU BERSAMA KELURAHAN TARA-TARA II KECAMATAN TOMOHON BARAT DALAM PEMBUATAN MIKROORGANISME ORGANISME LOKAL (MOL)   SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR (POC)

Authors

  • Tilda Titah Universitas Sam Ratulangi Author
  • Bertje R.A. Sumayku Universitas Sam Ratulangi Author
  • Stanley A. F. Walingkas Universitas Sam Ratulangi Author

Keywords:

Kelompok tani Maju Bersama, MOL, pupuk organic cair, peningkatan pengetahuan dan keterampilan

Abstract

Kelompok tani Maju Bersama Kelurahan Tara-tara II  masih mengandalkan pupuk anorganik (pupuk kimia) sebagai pupuk utama pada budidaya tanaman pangan seperti padi sawah dan jagung.   Ketergantungan akan pupuk kimia menyebabkan kondisi kesuburan tanah menurun.  Penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus justru akan menimbulkan dampak negatif seperti daya dukung tanah menjadi berkurang akibat adanya residu kimia pada tanah, menurunkan kesuburan fisik, kimia dan biologi tanah. Hal itu menyebabkan produksi tanaman tidak maksimal.  Salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik adalah aplikasi mikroorganmisme local (MOL) sebagai pupuk organic cair pada lahan budidaya.  Sebagai biofertilizer berbasis mikroorganisme diharapkan mampu memperbaiki struktur dan tekstur tanah, biologi tanah serta kesuburan kimia tanah.  Limbah batang pisang dan limbah nasi mengandung hara N, P, K, dan hara makro serta hormone tumbuh dapat diolah menjadi mikroorganisme local (MOL) yang diaplikasikan sebagai pupuk organic cair untuk mengatasi masalah kesuburan tanah. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani Maju Bersama tentang pembuatan Mikroorganisme local (MOL) sebagai pupuk organic untuk diaplikasikan pada lahan pertanian.  Adapun target dan luaran adalah 1) Terjadi peningkatan pengetahuan kelompok tani Maju Bersama tentang MOL sebagai pupuk organic cair; 2) Kelompok tani Maju Bersama Tara-tara II terampil membuat mikroorganisme local (MOL) dan mengaplikasi pada lahan pertanian sebagai pupuk organic cair.  Luaran adalah publikasi. 

Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi.   Penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi dilaksanakan dengan memanfaatkan tenaga profesional dari Fakultas Pertanian Unsrat. Penyuluhan Pelatihan dilakukan meliputi penjelasan tentang pengertian dan peranan MOL sebagai pupuk organic cair, 2) Pelatihan dan demonstrasi, tentang pembuatan MOL sebagai pupuk organic cair dari limbah batang pisang dan limbah nasi.  Selanjutnya dilakukan evaluasi keberhasilan kegiatan PKM.

Kegiatan PKM membantu Kelompok Tani Maju Bersama Kelurahan Tara-Tara II Kecamatan Tomohon Barat dalam membuat Mikroorganisme Organisme Lokal (MOL)  sebagai Pupuk Organik Cair (POC) menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan bagaimana cara pembuatan MOL sebagai pupuk organik cair dan cara mengaplikasikan pada lahan budidaya.

Downloads

Published

2026-04-30