PEMANFAATAN LIMBAH JAGUNG SEBAGAI BIOCHAR UNTUK MENINGKATKAN BAHAN ORGANIK TANAH PADA KELOMPOK TANI TUNAS BARU DESA SUMBER REJO KECAMATAN MODAYAG
Keywords:
Biochar, kesuburan tanah, peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani.Abstract
Petani di Desa Sumber rejo banyak menanam jagung manis karena permintaan akan jagung manis meningkat seiring dengan bertambahnya rumah makan, café dankios penjual jagung di sepanjang jalan. Hasil wawancara dengan ketua dan anggota kelompok tani Tunas Baru di Desa Sumber rejo, hasil tongkol jagung manis akan baik apabila dilakukan pemupukan kimia menggunakan pupuk majemuk NPK. Pemanfaatan limbah jagung sebagai biochar untuk meningkatkan kesuburan tanah dan untuk efisiensi penggunaan pupuk kimia belum diketahui jelas sehingga mereka tertarik dengan inovasi biochar dari limbah jagung yang banyak dijumpai di sekitar pemukiman kelompok tani. Biochar atau biasa disebut arang adalah produk yang dihasilkan ketika limbah biomassa (diutamakan limbah pertanian) dipanaskan tanpa udara atau dengan udara yang sangat sedikit. Proses pembuatan arang ini sering disebut pyrolysis.
Pemberian biochar akan meningkatkan c-organik dalam tanah, secara tidak langsung biochar menyediakan habitat yang baik bagi mikroba tanah untuk membantu menguraikan bahan organik dalam tanah guna ketersediaan unsur hara. Selain itu, Keuntungan yang dapat diperoleh dari penggunaan biochar antara lain struktur tanah, luas permukaan koloid, sehingga dapat menahan air dan tanah dari erosi serta mampu mengikat unsur N, Ca, K, Mg yang berguna bagi tanaman.
Untuk itu kegiatan pelatihan dan pendampingan tentang teknik pembuatan biochar dari limbah tongkol jagung perlu dilakukan dengan tujuan: 1) Memperkenalkan manfaat penting biochar sebagai pembenah tanah pada kelompok tani Tunas Baru; 2) Demontrasi cara pembuatan biochar dari limbah tongkol jagung; 3) Mengaplikasikan biochar di lahan pertanian yang akan ditanami jagung manis.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dalam bentuk penyuluhan, pelatihan dan demostrasi. Penyuluhan dilakukan meliputi: 1) Penjelasan tentang teknik membuat biochar dari limbah tongkol jagung. 2) Pelatihan dan demonstrasi membuat biochar dari limbah tongkol jagung dan aplikasi biochar pada lahan yang akan ditanamani jagung manis. Adapun target dan luaran yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah 1) Meningkatnya pengetahuan tentang teknik membuat biochar dari limbah tongkol jagung. 2) Kelompok tani Tunas Baru terampil membuat biochar dari limbah tongkol jagung dan mengaplikasikan pada lahan pertanian. 3) Menghemat penggunaan pupuk kimia. Luaran kegiatan ini adalah Publikasi di media dan produk. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan dan demostrasi membuat biochar dari limbah tongkol jagung. Kegiatan berjalan baik dan lancer, terjadi peningkatan wawasan dan keterampilan anggota kelompok tani Tunas Baru.
