TEKNOLOGI PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK DARI KOTORAN SAPI DENGAN EM4 DAN GULA AREN DI DESA TOLOK KABUPATEN MINAHASA
Keywords:
pupuk organik, kotoran sapi, EM4, gula arenAbstract
Program pemberdayaan masyarakat di Desa Tolok bertujuan untuk memberdayakan kelompok mitra agar trampil dalam mengembangkan sistem pertanian terpadu terintegrasi tanaman dan ternak sehingga dapat tercipta usaha peternakan yang ramah lingkungan ; mendapatkan pupuk organik berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pupuk kelompok mitra dan produksi pupuk bisa dijual untuk mendapatkan tambahan pendapatan bagi kelompok mitra. Kotoran sapi di Desa Tolok Kecamatan Tompaso umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan dibiarkan tanpa ada penanganan lebih lanjut. Kotoran sapi yang hanya dibiarkan mengakibatkan lingkungan sekitar menjadi kurang nyaman akibat bau yang tidak sedap. Metode pengabdian yaitu memberikan penyuluhan dan pelatihan membuat pupuk organik dari kotoran sapi. Pupuk organik berasal dari kotoran sapi yang telah mengalami proses dekomposisi atau pelapukan. Bahan pembuatan pupuk organik menggunakan kotoran sapi. Keunggulan dari pupuk organik ini adalah ramah lingkungan, dapat menambah pendapatan petani/peternak. Bahan pengolahan pupuk organik terdiri dari kotoran sapi yang ditambahkan dengan EM4 dan gula aren sebagai pengganti molase. Kelompok mitra sangat antusias mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik telah dan berhasil dengan baik. Selanjutnya kelompok mitra dapat secara mandiri melakukan proses pembuatan pupuk organik. Adanya pupuk organik ini dapat mengurangi penggunaan pupuk an-organik, selain itu dengan adanya teknologi ini kelompok tani dapat menghemat biaya yang dikeluarkan untuk pembelian pupuk serta dapat memelihara kesuburan tanah.
