PKM PEMETAAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN UNTUK MENINGKATKAN AKSESIBILITAS LAYANAN DASAR BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TEKNOLOGI GIS DESA LANSOT TIMUR KECAMATAN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Keywords:
Pemetaan Infrastruktur, Permukiman, Layanan Dasar, Partisipasi Masyarakat, Teknologi GISAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan kurangnya akses informasi terhadap layanan dasar, khususnya air bersih, di Desa Lansot Timur, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan. Desa Lansot Timur di Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, merupakan wilayah dengan potensi pembangunan yang cukup tinggi namun masih menghadapi keterbatasan dalam hal data spasial infrastruktur permukiman. Tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan pemetaan infrastruktur permukiman guna meningkatkan aksesibilitas layanan dasar berbasis partisipasi masyarakat dan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS). Pendekatan partisipatif melibatkan warga secara aktif dalam proses pengumpulan dan validasi data lapangan, yang kemudian diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8 Sasplanet 2024 untuk menghasilkan peta tematik infrastruktur dan aksesibilitas. Data dikumpulkan meliputi lokasi sumber air, jaringan jalan, drainase, dan persebaran bangunan, yang dianalisis melalui kombinasi observasi lapangan dan diskusi kelompok terarah bersama perangkat desa. Hasil pemetaan menunjukkan adanya dua sumber air utama yang menjadi penopang kebutuhan masyarakat, namun distribusinya belum merata ke seluruh wilayah, terutama pada area perbukitan di Jaga III dan IV. Kegiatan ini menghasilkan dokumen peta digital dan cetak merepresentasikan kondisi aktual desa, serta rekomendasi prioritas pembangunan yang disusun bersama masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memahami pemetaan spasial untuk mendukung perencanaan pembangunan desa inklusif berkelanjutan.
