PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PETANI KALERO DESA MOBUYA KECAMATAN PASSI TIMUR
Keywords:
Kalero, Desa MobuyaAbstract
Masyarakat pertanian dalam menggerakkan aktivitas pertanian bersifat dinamis. Salah satu yang mempengaruhi dinamisasi masyarakat pertanian adalah modernisasi. Modernisasi dalam pertanian adalah modernisasi alat-alat produksi. Modernisasi di bidang pertanian di Indonesia ditandai dengan perubahan yang mendasar pada pola-pola pertanian dari cara-cara tradisional menjadi cara-cara yang lebih maju. Salah satu pengaruh modern yang banyak ditemukan di desa adalah penggunaan sarana transportasi dalam mengangkut hasil pertanian. Dahulu, transportasi utama untuk mengangkut hasil pertanian menggunakan alat transportasi yang ditarik oleh hewan seperti kuda dan sapi. Sekarang, seiring dengan perkembangan teknologi transportasi dan kemudahan pembiayaan yang disediakan oleh pemerintah, alat transportasi yang mengandalkan tenaga hewan sudah beralih kepada kendaraan bermotor yang berbahan bakar bensin seperti sepeda motor. Sepeda motor yang awalnya hanya untuk mengangkut orang, oleh para petani dimodifikasi untuk mengangkut bahan-bahan hasil pertanian. Untuk mengangkut hasil pertanian, seluruh masyarakat petani di Mobuya mengandalkan transportasi sepeda motor yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa menjadi “Kalero”. Kelebihan jenis transportasi ini adalah: (1) murah bahan bakar, (2) mudah dioperasikan, (3) muatannya banyak, dan (4) fleksibel. Sebagai asset, kendaraan kalero harusnya mendapatkan perawatan secara periodic dan terencana. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat petani kalero dalam hal manajemen (pengelolaan) usaha. Ilmu manajemen (mengelola) dapat diaplikasikan dalam banyak hal dalam kehidupan, termasuk dalam kehidupan petani kalero yang ada di Desa Mobuya. Dengan pengetahuan manajemen, para petani kalero dapat merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengawasi pemanfaatan transportasi kalero yang mereka miliki. Berangkat dari permasalahan utama ini maka dilaksanakan kegiatan kemitraan masyarakat kepada para petani yang menggunakan alat transportasi kalero di Desa Mobuya Kecamatan Passi Timur pada hari Minggu tanggal 12 September 2021. Kegiatan dilaksakanan berupa ceramah, diskusi dan studi kasus dalam menerapkan manajemen usaha. Melalui kegiatan kemitraan masyarakat ini, luaran yang dicapai adalah: (1) Mengetahui ilmu manajemen dan prakteknya dalam berusaha pertanian, mengenal akan dampak positif dari penerapan manajemen usaha, mempraktekkan cara mengelola (manajemen) untuk meningkatkan pendapatan melalui kegiatan perencanaan, pengorganisasia, pengarahan, dan pengawasan
